Masjid Agung Semarang
Masjid
Agung Semarang

MASJID AGUNG SEMARANG atau yang
akrab disebut Masjid Kauman Semarang, sebagai masjid tertua di kota Semarang-
ibukota Jawa Tengah, memiliki sejarah yang panjang dan erat kaitannya dengan
sejarah berdirinya kota Semarang. Masjid yang kini telah menjadi cagar budaya
dan harus dilindungi menjadi kebanggaan warga Semarang karena bangunannya yang
khas, mencaerminkan jatidiri masyarakat pesisir yang lugas tetapi bersahaja.
Seperti halnya pada masjid-masjid kuno di pulau Jawa, Masjid Agung Semarang
berada di pusat kota (alun-alun) dan berdekatan dengan pusat pemerintahan
(kanjengan) dan penjara, serta tak berjarak jauh dari pusat perdagangan (pasar
Johar), merupakan ciri khas dari tata ruang kota pada jaman dahulu.
Dalam sejarah
pergerakan dan perjuangan bangsa Indonesia, Masjid Agung Semarang juga
menyimpan cerita yang menarik. Masjid ini nenjadi satu-satunya masjid di
Indonesia yang mengumumkan kemerdekaan bangsa Indonesia secara terbuka hanya
beberapa saaat setelah diproklamirkan. Seperti diketahui peristiwa proklamasi
yang dibacakan Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta di Pegangsaaan Timur no 56
Jakarta pada hari Jum’at pukul 10.00 pagi.
Lebih kurang satu jam setelah itu yaitu pada
saat sebelum sholat Jum’at, Alm. dr. Agus, salah seorang jama’ah aktif di
Masjid Agung Semarang melalui mimbar Jum’at dan dihadapan jama’ah mengumumkan
terjadinya proklamasi RI.
Keberanian
Alm. dr. Agus harus dibayar mahal, karena setelah peristiwa itu beliau
dikejar-kejar tentara Jepang dan melarikan diri ke Jakarta hingga meninggal di
sana. Sebagai penghargaan atas peristiwa tersebut pada tahun 1952, Presiden RI
pertama Ir. H. Soekarno menyempatkan diri hadir untuk melakukan sholat jumat
dan berpidato di masjid ini.
Letak Masjid Agung
Semarang tadinya berdiri megah di depan alun alun kota Semarang. Namun kemudian
sejak tahun 1938 alun alun tersebut beralih fungsi menjadi kawasan komersil
yaitu dengan adanya Pasar Johar , Pasar Yaik, gedung BPD dan Hotel Metro yang
kemudian menjadi area Kawasan Perdagangan Johar. Masjid Agung Semarang
kini terjepit di antara bangunan bangunan tinggi yang mengepungnya. Masjid ini
beralamat di Jl. Alun-alun Barat Nomor 11 Semarang. Sekarang Masjid Agung
Semarang letaknya tidak lagi berada dalam wilayah Kampung (Kelurahan) Kauman,
tetapi masuk dalam wilayah Kelurahan Bangunharjo Semarang Tengah.
untuk anda yang Mau
membangun Kubah Masjid yang bahan GRC atau enamel bisa mudah
caranya silahkan
hubungi kami untuk konsultasi desain, harga dan cara memulai pekerjaan.
Kami sudah
memiliki banyak pengalaman mengerjakan kubah masjid baik di perkotaan maupun di
pedesaan, bahkan sampai ke pelosok pedalaman.
HUBUNGI NO WA 0812-1572-277 (T_Sel)
Komentar
Posting Komentar